BAGIAN AKHIR DARI CERITA : KEMATIAN STEVE JOBS

STEVE JOBS
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

“Saya tidak pernah ingin kamu bertanya tentang apa yang akan saya lakukan. Lakukan saja apa yang benar”, -Steve Jobs to Tim Cook pada 2001. Jobs mengingatkan kita bahwa kematian adalah agen perubahan kehidupan, suatu bagian kehidupan yang alami.

Sebaiknya kita menerima kematian dengan sukarela, kemudian memusatkan kehidupan pada proses perjalanannya bukan pada akhirnya. Steve Jobs juga berpesan untuk menghindari jebakan berfikir, karena kita bisa kehilangan sesuatu.

Memento Mori adalah istilah latin yang berarti “ingatlah bahwa engkau akan mati”. Pemikiran itu tak pernah jauh dari benak Steve Jobs, sejak muda Jobs bersifat filosofis dan terpaku terhadap waktu yang terus bergerak.

Ketika masih muda Jobs memiliki gagasan mengenai kematian, yang mana kematian adalah konsep yang berguna tapi murni intelektual. Selagi menua konsepnya berubah menjadi sebuah fakta yang tidak bisa ditolak. Tujuan kita semua adalah kematian, dimana kematian akan membersihkan model yang lama dan mengganti dengan yang baru.

Jobs mengingatkan kita bahwa kita hanya memiliki waktu yang sempit untuk mencapai apa yang ingin dicapai. Jendela kesempatan terbuka lalu tertutup lagi ; itulah hakikat kehiduapan. Namun, di Apple Jobs menjalani hidup dengan seutuhnya dan penuh totalitas.

BACA : STEVE JOBS : RASA INGIN TAHU PENDIRI APPLE✓

KEJUTAN TAK TERDUGA DALAM HIDUP JOBS

Sumber Gambar : www.slashgear.com

Pada 2003, ketika Jobs didiagnosa mengidap tumor. Kematian bukan lagi pemirikan abstrak, melainkan kenyataan yang mengerikan. Memikirkan kematian membuat orang berhenti mengatur perioritas didalam kehidupan. Dalam kasus Jobs, dia memastikan rencana pergantiannya dan proyek baru untuk beberapa produk kedepan berjalan dengan lancar.

Dia juga menghabiskan waktu yang tersisa bersama keluarga, karena menyadari bahwa waktu adalah komoditas berharga yang terus berkurang jumlahnya setiap hari. Namun, pekerjaan dan keluarga pun jadi kalah penting dibandingkan perawatan atas penyakitnya yang menjadi perioritas utama.

Dalam pidatonya pada lulusan stanford adalah salah satu kesalahan kita jika menjalani kehidupan orang lain. Menurut Jobs ;

“Kehidupan kita unik, jadi jalanilah tanpa penyesalan karena kita hanya menjalaninya sebanyak satu kali”.

JALANI HIDUP DAN TERIMA KEMATIAN

Sumber Gambar : www.tahupedia.com

JIKA HARI INI, HARI TERAKHIR HIDUP SAYA …

Jobs sering berkata kepada istrinya Brennan (Ibunda Lisa) berkali – kali bahwa dia akan meninggal diusia 40an. Lalu suatu hari ketika kami berumur awal 40an, dia mengubah prediksinya menjadi pertengahan 40an. Sewaktu jobs sudah menjadi miliarder pertengahan 40an tetapi dia belum meninggal, dia berkata “saya sekarang hidup dengan tambahan waktu”.

Tajamnya kesadaran Jobs akan waktu menjadi kunci produktivitas kehidupannya. Dia selalu habis – habisan dalam setiap proyek, fokus kepada hasil akhir, dan tak mau perhatiannya teralih ; dia fokus. Sebagian filosofi hidupnya adalah menyederhanakan segala aspek kehidupan.

Dalam bidang bisnis, dia fokus kapada segelintir produk yang dirasa benar – benar transformatif. Dia selalu merasa bahwa “sedikit itu banyak“. Dia tahu lebih baik memukau konsumen dengan produk yang brilian tapi sedikit, dibandingkan banyak tapi membingungkan mereka.

Cara Jobs memandang hidup selalu menatap jauh kedepan, jauh ke ujung jalan. Jobs berfikir semua orang bisa memilih apa hal yang akan mereka lakukan, tapi kita semua akan mengalami kematian. Jalani setiap hari seolah itu hari terakhir anda, dan satu hari itu akan benar – benar terjadi. Kita tidak tahu kapan kita mati, tapi kepastiannya kita akan segera mati.

SELALU BEKERJA KERAS

Sumber Gambar : Thestreet.com

Pekerjaan menjadi bagian terbesar dalam kehidupan Steve Jobs, bahkan sejak muda. Itulah sifat dasarnya, dia selalu berupaya mendorong dirinya sendiri untuk mengejar mimpi menciptakan produk – produk hebat bagi konusmen.

Pada masa pertama di Apple ketika programer bekerja sampai larut malam, mereka kaget melihat Jobs keluar masuk kantor mereka, karena ingin tahu apa yang sedang mereka kerjakan. Masa kedua di NeXT dan Pixar, Jobs kembali bekerja habis – habisan dan sadar betapa lelahnya dia ketika pulang bekerja seharian.

Masa ke tiga datang ketika dia kembali berjaya membawa Apple sebagai CEO, dalam waktu singkat mengeluarkan produk hebat seperti ; Ipod 2001, Iphone 2007, dan Ipad 2010.

BACA : STEVE JOBS : KONSEP BISNIS RETAIL DITUBUH APPLE✓

HANYA WAKTU

Sumber Gambar : inspirationalQuotes.Gallery

Keluarga harus puas dengan apa yang mereka dapat, dimana Jobs lebih banyak menghabiskan waktunya pada pekerjaan dibandingkan keluarga. Hitungan waktunya dirumitkan oleh hal yang mengalahkan semuanya – termasuk kesehatan yang memburuk.

Faktanya : Jobs mendapatkan transplantasi hati yang menyelamatkan nyawanya pada 2009. Namun, pada akhir 2010, berat badannya turun sangat drastis sehingga Jobs tidak bisa lagi menutupi apa yang sedang terjadi. Sekilas pandang saja sudah menunjukan kepada semua orang bahwa kesehatannya terus mengalami penurunan.

Pada music 2011, dia tahu sudah waktunya untuk menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan ke Tim Cook (COO) yang telah dia siapkan untuk menggantikannya sebagai CEO Apple. Sekarang, Cooklah yang bertanggungjawab memastikan proyek – proyek Apple berubah.

“Waktu tiada ternilai harganya, karena tak dapat tergantikan. Jadi berusahalah untuk menjalani setiap hari sebaik mungkin”.

RANGKUL IDEALISME

Sumber Gambar : yourselfquotes.com

Jobs memberitahu semua lulusan standford bahwa whole earth catalog itu idealis, penuh alat canggih dan gagasan besar. Dengan memikirkan semua itu, Jobs pun ingin mengubah dunia dengan caranya sendiri. Alatnya berupa komputer pribadi yang mudah digunakan, dengan titik tumpu yang lebih kuat.

Jobs paham jika banyak orang ketika itu tidak merasa ada kebutuhan memiliki komputer dirumah. Sebelum Apple II dan Mac, komputer lebih cocok untuk kantor dan badan usaha kecil dibandingkan individu. Selain itu, komputer pada zaman tersebut sangat mahal dan susah untuk diakses bagi pengguna yang tidak menguasai perangkat lunak.

Apple II adalah awal yang baik, tetapi masih jauh dari visi Jobs mengenai komputer ideal pada masyarakat luas. Sudah waktunya terjadi perubahan mendasar, pikir Jobs. Dan tak seorang pun dalam industri komputer menjelajahi wilayah yang belum terpetakan.

Komputer sendiri harus disederhanakan, sampai kita bisa mengeluarkannya dari kotak, menyambung listrik, menyalakannya dan mulai menggunakannya. Dengan kata lain komputer harus mudah dipakai seperti sepeda, kiasan yang digunakan Jobs untuk Mac.

Inspirasi Jobs adalah membuat komputer yang bakal mudah dipakai orang. Apabila sudah ada, barulah orang menerimanya ; kemudian membawanya kerumah dan menggunakannya untuk mengubah hidup mereka.

Sementara pembuat komputer lain dengan senang hati menjual komputer mereka tanpa memperhatikan pengalaman kosumen. Hal ini menyebabkan para pengguna frustasi dan berhenti menggunakan komputer. Visi kesederhaan Jobs sangat menyentuh : Mac tak akan membuat pengguna takut – melainkan mengilhami pengguna.

Pada akhirnya semua komputer termasuk Mac, manjadi alat yang semakin hebat dalam memberdayakan manusia karena akses World Wide Web (WWW). Dulu ketika Mac masih baru, internet pun baru lahir. Dimana tak seorang pun tahu – termasuk Jobs bagaimana internet akan mengubah kehidupan manusia.

“Rangkul idealisme, berdayakan visi dan gagasanmu”

TETAPLAH LAPAR, TETAPLAH BODOH

Sumber Gambar : belimitless.com

MILIKILAH KEBERANIAN UNTUK MENGIKUTI HATI DAN INTUISI …

Kata – kata Jobs tetap lapar lebih merupakan ungkapan lapar akan pengetahuan, pencerahan, bukan lapar keberhasilan dunia yang makin matrealistis. Jobs yang vegetarian hidup dengan sangat sederhana. Dia tidak punya mobil dan tidak punya banyak uang. Tidak punya pakaian yang bagus – dan DIA TIDAK PEDULI akan hal itu. Jobs tidak ingin terjebak dalam “lomba adu banyak harta” seperti yang dilakukan oleh kebanyakan orang.

Tetaplah bodoh merujuk pada keadaan pikiran sebebas mungkin, tanpa kekangan. Akal budi yang tak terbebani mampu berfikir jernih dan kreatif. Mereka yang berfikir bebas adalah mereka yang menolak otoritas dan dogma dalam berfikir.

Steve Jobs berpesan ;

“Ikutilah jalan terbuka dan ikuti hati kita. Hati kita akan menunjukan jalan”.

SATU LAGI … SEBUAH KEPERGIAN

Sumber Gambar : bintaragreen.blogspot.com

Ketika Apple berdiri 1 April 1976, perusahaan itu punya tiga orang pendiri. Dua diantarnaya jelas terkenal ; Steve Jobs dan Steve Wozniak. Namun, pendiri ketiga tetap tak dikenal yaitu Ronald Wayne. Dia adalah orang yang gugup lalu keluar sesudah 11 hari. (Andai bisa bertahan dengan 10% saham Applenya, mungkin dia jadi miliarder hari ini).

Wozniak juga cepat pergi pada tahun 1985, hanya Jobs yang bertahan di Apple untuk jangka waktu yang lama. Meskipun dia berharap memimpin Apple untuk jangka waktu yang lebih lama, namun itu tak terwujud. Ketika sudah waktunya dia menulis konsep surat pengunduran diri dan mengantarnya sendiri kepada dewan direksi Apple.

Jobs membacakan isi surat tersebut, sebagai berikut ;

“Saya selalu bilang bahwa jika akan datang hari ketika saya tak dapat lagi menjalankan tugas sebagai CEO Apple, saya bakal jadi orang pertama yang memberitahukan anda semua. Sayangnya, hari itu telah datang.

Dengan ini saya mengundurkan diri sebagai CEO Apple, Apabila Dewan berkenan saya ingin menjabat sebagai Chairman Apple”.

Dia hanya menandatangani dengan nama “Steve”.

Sesudah kematian Jobs, laman depan situs web menampilkan foto hitam – putih Jobs. Sosok kuat dengan tampilan intens, tatapan tajam, sepenuhnya percaya diri. Steve Jobs akan menyutujuinya. Sederhana, elegan, dan menyimpan banyak makna.

Jobs sering berpesan :

“Jangan berfokus kepada saya, perhatikanlah produk – produk indah yang saya ciptakan. Itulah karya sepanjang hidup. Sekarang pergilah, cari apa yang kalian cintai di dalam hidup dan tinggalkan bekas disemesta”.

Referensi :
[1] Life By Design, George Braham.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About F Joanda

Dirutkece adalah brand. Menjadi kebanggan tersendiri untuk saya ketika bisa berbagi banyak hal kepada orang lain.

View all posts by F Joanda →

6 Comments on “BAGIAN AKHIR DARI CERITA : KEMATIAN STEVE JOBS”

  1. Autoliker, Working Auto Liker, autoliker, Status Auto Liker, ZFN Liker, Increase Likes, Auto Liker, autolike, Status Liker, Autolike, Photo Auto Liker, auto liker, Photo Liker, Autolike International, auto like, Autoliker, Auto Like

  2. Pingback: My Homepage
  3. 194178 66376Yours is actually a prime example of informative writing. I feel my students could learn a good deal from your writing style and your content. I might share this post with them. 438619

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *