HIRARKI PERUSAHAAN : IMPLEMENTASI SESUAI KEBUTUHAN BISNIS

Company-Management-Hierarchy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hampir setiap organisasi memiliki sebuah perancangan struktur hirarki perusahaan dalam setiap tingkatan anggota. Dimulai dari BOD pada tingkatan atas hingga karyawan junior tingkat terbawah sekalipun. Namun sekarang trend nya adalah mengurangi anggota dari setiap tingkatan untuk menghasilkan birokrasi yang sederhana.

Terdapat lima tingkatan dalam struktur hirarki perusahaan secara konvensional dengan garis otoritas dari atas kebawah. CEO merupakan struktur tertinggi dalam urutan hirarki perusahaan, memberikan laporan kepara BOD dan terkadang duduk bersama BOD untuk berdiskusi.

BACA : STRUKTUR KEPEMIMPINAN PERUSAHAAN : SIAPA SAJA BOD ?✓

Mereka yang memberikan laporan ke CEO adalah jabatan dengan tingkatan tertinggi dalam perusahaan, sering dikenali dengan title C (Chief) diawal dan diakhiri dengan title O (Officer). Tingkatan dengan title C adalah bagian dari manajemen.

Dalam upaya untuk membedakan dari perusahaan ke perusahaan lainnya, yang mana pembentukan karyawan dimulai pada tingkatan terendah. Karyawan dengan kemampuan yang baik atau tanpa kemampuan sekalipun. Bisa jadi staff dengan kontrak tetap, yang diambil berdasarkan durasi proyek sesuai rentang waktu. Serta karyawan yang bekerja dengan kontrak sementara.

VARIASI C – SUITES

Sumber Gambar : www.ccl.org

“51% dari CIO (Chief Information Officer) dan CTO (Chief Technology Officer) mengatakan bahwa mereka adalah pioner baru dalam pendekatan digital atas bisnis mereka”.

Jarak antara tingkatan C berbeda – beda pada setiap perusahaan.
Biasanya terdapat top 3 pos, seperti :

  • CAOChief Administrative Officer
  • CIOChief Information Officer
  • CTOChief Technology Officer
  • CPOChief Production Officer
    Bertanggungjawab dalam memonitor perkembangan produk dan produksi
  • CMOChief Marketing Officer
    Bertanggungjawab atas marketing strategi perusahaan dan perkembangan bisnis.

    Levelan C adalah mereka yang merevolusi, mengadaptasi kondisi pasar dan memperioritaskan bisnis. Peran baru mulai muncul ketika peran tradisional lainnya menghilang. Peran dari COO (Chief Operational Officer) misalnya kurang popular pada organisasi modern, digantikan dengan beberapa peran baru seperti ;
  • CPOChief Privacy Officer
  • CSOChief Sustainability Officer
  • CDOChief Digital Officer
  • CKOChief Knowladge Officer
  • CCOChief Customer Officer
Piramida Hirarki Perusahaan

“15% gaji rata – rata executive levelan C dilaporkan ke CEO, di United States antara tahun 1986 dan 2006”

HIRARKI PERUSAHAAN YANG LEBIH RATA (FLATTENING)

Sumber Gambar : www.semanticscholar.org

“25% penurunan tingkatan hirarki perusahaan antara kepala devisi dan CEO di United States, sejak tahun 1986 hingga 2003”.

Trend dari managament beberapa dekade sebelumnya telah mengeleminasi lapisan hirarki perusahaan, yang mana membuat struktur perusahaan jauh lebih datar (flatter). Dengan kata lain, tidak terlalu banyak tingkatan lagi yang perlu dilalui melalui birokrasi untuk mencapai tahap atas.

Salah satu contohnya adalah peran COO (Chief Executive Officer), yang mana telah dihilangkan beberapa tahun belakangan ini. Antara tahun 2000 dan tahun 2012, terdapat 10% penurunan jumlah dari 500 orang (dalam list tahunan dari TOP koorporasi United States yang digabung pada majalah (fortune) COO perusahaan.

Hanya 38% dari 500 jumlah COO saat ini. CEO juga telah mengeleminasi lapisan tengah dari management (mid management). Dan di United States terdapat 300% kenaikan antara tahun 1986 hingga 2003 jumlah kepala devisi (supervisor dan team leader) yang melakukan laporan secara langsung ke CEO.

HAL YANG PERLU DIKETAHUI !

>> Span of control – Jumlah dari karyawan yang melaporkan ke manager atau tingaktan senior. Span of control (rentang kendali) yang baik, lebih banyak pekerja yang melaporkan hasil kerjanya ke individu diatasnya.

>> Line position – Peran pekerjaan yang bertanggunjawab untuk mencapai tujuan dari oraganisasi.

>> Staff position – Peran pekerjaan yang menyediakan tenaga ahli untuk membantu orang – orang yang berada pada line position.

BACA : STRATEGI EKSPANSI – INTEGRASI VERTIKAL DAN HORIZONTAL✓

TALL VS FLAT HIRARKI PERUSAHAAN

Sumber Gambar : tes.com

STUDI KASUS
Restrukturisasi 3 perusahaan besar manufaktur mobil di United States
Krisis ekonomi tahun 2008 menyebabkan 3 perusahaan besar manufaktur mobil ; General Motors (GM), Ford, dan Chysler – untuk berfikir ulang mengenai koorporat struktur mereka. Pangsa pasar yang jatuh, membuat 3 perusahaan besar tersebut harus merumahkan dan melakukan PHK masal atas karyawannya.

Mereka mengambil langkah yang hampir serupa untuk mereorganisasi hirarki perusahaan. Menghilangkan peran beberapa managerial pada tingakatan mid dan menginstal lebih banyak team leader pada tingkatan low diperusahaan.

Hal tersebut dilakukan untuk membuat hirarki perusahaan mejadi lebih flat, sehingga menyebabkan costing atas biaya beban gaji perusahaan menjadi lebih berkurang.

>> Sebelum Restrukturisasi – 30 teknisi melaporkan hasil pekerjaan kepada 1 orang supervisor produksi.

>> Setelah Restrukturisasi – 75 teknisi melaporkan hasil kerja mereka ke 1 orang supervisor produksi, melalui 18 team leader.

Terdapat beberapa pro dan kontra antar kedua tipe hirarki perusahaan, dan setiap perusahaan akan ditemukan jumlah tingkatan yang berbeda, dan posisi yang berbeda pula, hal ini tercipta secara natural (alami) dalam setiap bisnis.

Tall Hierarchy
Flat Hierarchy

Referensi :
[1] How Business Works, DK


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About F Joanda

Dirutkece adalah brand. Menjadi kebanggan tersendiri untuk saya ketika bisa berbagi banyak hal kepada orang lain.

View all posts by F Joanda →

2 Comments on “HIRARKI PERUSAHAAN : IMPLEMENTASI SESUAI KEBUTUHAN BISNIS”

  1. Great post. I was checking constantly this blog and I’m inspired! Extremely useful info specifically the final part 🙂 I handle such information a lot. I was seeking this particular info for a long time. Thanks and good luck.

  2. I’m impressed, I must say. Seldom do I encounter a blog that’s both equally educative and
    engaging, and let me tell you, you have hit the nail on the head.
    The issue is something which too few men and women are speaking intelligently about.
    Now i’m very happy I stumbled across this in my search for something concerning this.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *