ROMAN TIGA KERAJAAN – TIGA KESATRIA

SAM KOK
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

“Seorang pemimpin yang bijak tidak khawatir apakah rakyat mengenalnya atau tidak, dia justru khawatir kalau dia tidak mengenal rakyatnya”.

Zu Ge Liang

Roman sejarah yang mengisahkan pergolakan sosial dan pertarungan antara adipati kerajaan. Pada periode akhir Dinasti Han (206 – 220, han cao mo nian), sampai periode Tiga Kerajaan (220 – 280, san gun si qi). Tiga Kerajaan pada waktu itu terdiri dari :

Kerajaan Wei (220 – 265)

Tokoh Cao Cao (155 – 220) adalah pendiri Negeri Wei. Sebagai perdana menteri dia berhasil menguasai Raja Han di negara ini.

Kerajaan Shu (221 – 263)

Tokoh Liu Bei (191 – 223) memiliki darah biru dari keluarga Kerajaan Han. Dia adalah pendiri negara Shu, kemudian menjadi raja di negara ini.

Kerajaan Wu (222 – 280)

Tokoh Sun Quan (182 – 252) adalah pendiri Negara Wu. Kemudian menjadi raja di negara tersebut.

Mereka bertiga adalah adipati dibawah kekuasaan Raja Han, namun masing – masing punya ambisi ingin berkuasa dengan mendirikan kerajaanya sendiri. Tak heran jika mereka saling berperang dan membunuh. Melalui pertarungan yang sengit, akhirnya membuat ketiga negara jatuh satu per satu. Namun, kemudian disatukan oleh Raja Si Ma Yan yang mendirikan Dinasti Jin Barat menjadi sebuah negara kesatuan.

QIN SHI HUANG

Qin Shi Huang

Latar belakang sejarah Sam Kok bisa ditinjau mulai dari raja Zhou Yuan Wang dalam periode perang saudara sampai dinasti Qin. Pada masa perang saudara ada enam negara besar dan kecil, diantaranya adalah :

  • HAN
  • WEI
  • CU
  • ZHAO
  • YAN
  • QI

Saling berperang dan ingin menguasai satu sama lain.

Kaisar Qin Shi Huang dalam sepuluh tahun lamanya, berhasil menaklukan dan mencaplok enam negara tersebut menjadi satu negara kesatuan Qin. Negara tersebut dinamakan Zhong Yuan (asal mula nama Tiongkok).

Kemudian kekuasaan tersebut disentralisasikan ke dalam satu negara feodal yang pertama dalam sejarah tiongkok. Kaisar Qin Shi Huang adalah yang pertama mempersatukan hukum, meteriologi, moneter dan huruf kanji.

Dia juga yang membangun dan memugar tembok besar (Great Wall). Tembok besar ini dibangun untuk mencegah ancaman invasi dari tentara mongolia dari utara. Panjang tembok 6.350 km, dan membutuhkan kurang lebih 300.000 buruh kerja paksa untuk membangunnya.

Kaisar Qin Shi Huang amat kejam dan otoriter. Dia memungut pajak yang sangat tinggi dari rakyatnya yang sedang menderita kemiskinan. Maka begitu kaisar meninggal dunia, meletuslah pemberontakan secara besar – besaran dari para petani miskin.

Setelah dinasti Qin ditumbangkan, berdirilah dinasti Han barat dan Han timur. Dalam makan kaisar Qin terdapat ratusan terekota dalam sekala besar oleh arkeolog Tiongkok. Kisah Roman Tiga Kerajaan dimulai dari jatuhnya kerajaan Qin dan berdirinya kerajaan Han, kemudian ditumbangkan oleh dinasti Jin.

PEMBERONTAKAN IKAT KEPALA KUNING (ZHANG JIAO)

Sumber Gambar : http://isamkok.blogspot.com

Pada dataran tinggi Tiongkok timur, terdapat seorang Taoist bernama Zhang Jiao. Seseorang terpelajar namun gagal memasuki ujian menjadi pejabat tinggi, sehingga mengasingkan diri di sebuah desa. Kesehariannya adalah mendaki gunung dan mencari tumbuh – tumbuhan untuk obat.

Konon, suatu hari dia bertemu seorang kakek tua yang merupakan penjelmaan dewa. Dewa itu mengajaknya ke gua dan memberinya kitab bernama Tai Ping Jing. Sehingga Zhang Jiao menekuninya siang dan malam untuk mempelajari ilmu “Mendatangkan angin dan hujan”.

Kemudian dia melabeli dirinya sebagai Tai Ping Dao yang mengembangkan gerakan aliran agama TAO. Dia juga menyebut dirinya sebagai “Manusia maha bijak dan guru baik”. Menyebarkan agamanya kepada murid – muridnya, sehingga mendapatkan penghormatan dan penyembahan dari para pengikutnya.

Pada akhir periode Han Timur , raja dan penguasa yang bobrok dan amat korup mengakibatkan petani yang sudah melarat diperas lagi dengan pajak yang tinggi. Atas dasar ini Zhang Jiao menggerakan dan memimpin sendiri masa petani miskin untuk melakukan pemberontakan.

Semua masa pemberontakan mengikat kepalanya dengan ikat kepala berwarna kuning sembari mengibarkan bendera kuning. Dalam pemberontakan Zhang Jiao dibantu oleh kedua adiknya dan menggelar diri mereka masing – masing dengan sebutan jendral.

Zhang Jiao

Menjuluki dirinya sebagai “Jendral Dewa Langit“, pada pemberontakan ikat kepala kuning yang dipimpin olehnya.

Zhang Bao

Merupakan adik pertama dari Zhang Jiao, dan ikut memimpin pasukan pemberontakan ikat kepala kuning.

Menjuluki dirinya sebagai “Jendral Dewa Bumi“.

Zhang Liang

Adalah adik kedua dari Zhang Jiao, dan ikut memimpin pasukan pemberontakan ikat kepala kuning.

Menjuluki dirinya sebagai “Jendral Dewa Manusia“.

Kerajaan Han yang mulai terancam kekuasaanya dan kekurangan pasukan untuk menghadapi pemberontakan sebesar itu. Sehingga raja mengeluarkan pengumuman untuk merekrut tentara dari rakyat demi mempertahankan kekuasaan dinasti Han. Disinilah awal sejarah Sam Kok dimulai.

BACA : BAGIAN AKHIR DARI CERITA : KEMATIAN STEVE JOBS✓

PERGANTIAN DAN PENGENDALIAN TAHTA KERAJAAN

  • Apabila raja meninggal, maka penerusnya adalah anak laki – laki meskipun masih ingusan dan dibawah umur. Sehingga raja yang masih anak – anak itu dikuasai dan dikendalikan oleh permaisuri atau disetir oleh perdana mentrinya.
  • Berhubung raja suksesi tak berdaya, kemudian dia akan dikuasai oleh perdana mentri yang berambisi dan amat korup.

3 KESATRIA BERSUMPAH DI TAMAN PERSIK MENGIKAT TALI PERSAUDARAAN

Sumber Gambar : Deviantart.com

Pertemuan antara tiga calon kesatria dimasa depan terjadi di kedai arak Zhuo Xian provinsi Hie Bei. Mereka adalah Liu Bei, Guan Yu, dan Zhang Fei. Mereka merupakan pria dengan tubuh besar dan memiliki kemampuan bertempur yang luar biasa.

Para kesatria ini telah melakukan ikrar janji ataupun sumpah mengikat tali persaudaraan dalam tekad menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi negara, rakyat dan hidup layak. Meskipun tidak dilahirkan sedarah, mereka bertekad untuk mati pada tahun, bulan dan hari yang sama.

Berdasarkan usia Liu Bei menjadi kakak tertua, kemudian diikuti oleh Guan Yu sebagai kakak kedua, dan Zhang Fei sebagai kakak ketiga. Ajaran Konfusius sangat berpengaruh pada zaman feodal Tiongkok, dimana seluruh makhluk wajib setia, berkorban dan siap mati kepada raja tanpa syarat.

PEJABAT PENGAWAS DU YOU

Sumber Gambar : Steamcomunity.com

Liu Bei bersaudara sangat berani dan berjasa pada berbagai pertempuran sehingga mendapat tugas dari raja untuk menjadi kepala kabupaten, didampingi dua adik nya. Seiring berjalannya kabupaten dibawah kepemimpinan Liu Bei, datanglah utusan raja sebagai pejabat pengawas kabupaten Du You.

Du You bertindak semena – mena kepada Liu Bei, bahkan menuduhnya atas perbuatan jahat yang sama sekali tidak dia lakukan. Liu Bei yang sopan dan baik, hanya bisa menerima tanpa ada bantahan dan berniat mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Bahkan pejabat pengawas Du You, merencanakan fitnah dengan mengajak orang – orang untuk bersaksi bahwa Liu Bei melakukan kejahatan besar dan membongkarnya. Apabila mereka tidak mau menuruti, maka akan dicambuk oleh pengawal pejabat tersebut.

Zhang Fei yang mendengar hal tersebut, langsung menerobos pengawal pejabat Du You dan memberikannya pelajaran dengan cara dipukuli dan dicambuk. Liu Bei yang baru mengetahui hal tersebut kemudian menemui mereka dan menghentikan penyiksaan yang dilakukan oleh Zhang Fei.

Pada akhirnya setelah mendengar penjelasan dan nasehat dari kedua adiknya, Liu Bei memutuskan untuk mencopot jabatannya sebagai kepala kabupaten. Kemudian pergi meninggalkan desa dikarenakan informasi yang telah sampai kepada raja untuk memburu mereka bertiga atas perbuatan terhadap pejabat pengawas.

Pejabat tinggi pada zaman feodal dulu, selain memeras rakyat juga meminta upeti kepada bawahannya. Jika bawahannya ingin mempertahankan jabatannya, atau dia bisa dipermasalahkan bahkan dipecat dari jabatan yang sedang diemban.

BACA : STEVE JOBS : RASA INGIN TAHU PENDIRI APPLE✓

Referensi :
[1] Siasat vs Siasat – SAM KOK, Andri Wang


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About F Joanda

Dirutkece adalah brand. Menjadi kebanggan tersendiri untuk saya ketika bisa berbagi banyak hal kepada orang lain.

View all posts by F Joanda →

One Comment on “ROMAN TIGA KERAJAAN – TIGA KESATRIA”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *