STEVE JOBS : KONSEP BISNIS RETAIL DITUBUH APPLE

STEVE JOBS
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Didalam dunia bisnis, godaan untuk berhenti dalam kondisi yang biasa – biasa saja selalu ada. Dimana saat tekanan untuk menghasilkan omset yang besar, menghemat biaya sehingga menghasilkan laba yang sempurna sangat membutuhkan pemahaman yang meluas dan konsentrasi yang mendalam.

Mudah saja membenarkan tindakan untuk mengambil jalan pintas dan puas dengan hasil seadanya. Sejak awal Jobs menyadari satu jalan untuk bekerja : Lakukan dengan benar sejak pertama, dari awal sampai akhir.

Ketika Jobs dipaksa keluar dari Apple, para eksekutif memutuskan untuk menyewakan produk paling berharga Apple ke perusahaan lain. Kemudian membuat kloning Mac dan membayar komisi untuk setiap komputer yang terjual.

Hal ini sangat bersebrangan dengan mindset yang Jobs tanam bersama Apple. Dibawah Jobs, Mac OS hanya tersedia bersama komputer Mac. Dengan harapan terintegrasinya antara perangkat lunak dan perangkat keras dalam satu produk hebat yang memberikan pengalaman terbaik bagi para pengguna.

Mac yang original akan bersaing dengan produk kloningnya sendiri, sehingga kendali mutu menjadi bermasalah. Selain itu Mac kloning telah merebut market basket dari Mac original sehingga laba penjualan komputer juga ikut terbelah.

Para eksekutif Apple yang kurang imajinatif, tidak mampu membayangkan dampak yang akan ditimbulkan dari strategi ini dimasa depan. Hal itu terlihat setelah Jobs kembali ke Apple, salah satu hal yang pertama kali dia lakukan adalah memutus semua kontrak kerjasama dengan perusahaan lain yang melakukan kloning terhadap Mac.

Jobs berfikir ” Apple akan mengalami kesulitan mendapatkan laba, dan seluruh ekosistem yang telah dibangun juga akan terbenam”.

APPLE STORE MENGUTAMAKAN PENGALAMAN KONSUMEN

Sumber Gambar : allaboutstevejobs.com

Sebelum retail Apple tersebar luas didunia, para pedagang memperlakukan komputer sebagai komoditas dan memajangnya dengan mentalitas pergudangan. Komputer dirantai dan perangkatnya tidak disambungkan : lihat tapi jangan disentuh, membuat konsumen frustasi karena tidak dapat merasakan pengalaman penggunaan terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi jual beli.

Yang memperparah adalah tenaga penjual yang memiliki pengetahuan tentang produk, tetapi mengarahkan konsumen ke produk dengan pengalaman penggunaan buruk dikarenakan mengejar insentif penjualan terbesar.

Sehingga Jobs mengubah konsep retail Apple dengan mengizinkan calon pembeli untuk menikmati penggunaan atas barang tersebut. Itulah mengapa setiap potensial konsumen sekarang dapat mencoba mengoprasikan Apple meskipun belum memberikan keputusan untuk membeli produk tersebut atau tidak.

BACA : KETIKA GELOMBANG DISRUPSI MENGHANTAM DUNIA✓

Penataan retail Apple ada awalnya dikelompokan berdasarakan model. Komputer meja (desktop) di satu lokasi, komputer jinjing (laptop) disisi lainnya, dan seterusnya. Tetapi Rohn Jhonson, wakil presiden senior memberikan insight yang lebih baik kepada Jobs.

Daripada mengelompokan berdasarkan model, lebih baik dikelompokan berdasarkan wilayah fungsional. Produk untuk rumah, produk untuk profesional, gaya hidup digital, mini teater presentasi, perangkat lunak dan perangkat tambahan. Kemudian Jobs meledak, dan langsung menyetujuinya.

DEBUT PERTAMA APPLE STORE

Sumber Gambar : BGR.com

Pada 15 Mei 2001, Apple mengumumkan akan membuka 25 toko eceran di seluruh Amerika Serikat. Apple Store menawarkan cara menakjubkan untuk membeli komputer. Namun, beberapa pakar industri menyakatakan toko – toko itu akan gagal, terutama presiden Channel Marketing Corp. David A. Goldstein yang berkata “Saya rasa mereka hanya akan bertahan selama 2 tahun, sebelum mereka sadar telah melakukan kesalahan yang teramat mahal”.

Hari ini, 432 toko Apple di 15 negara masih hidup dan berjalan lancar. Sekali lagi, para pengkeritik Jobs telah meremehkannya. Apple store sekarang dikenal sebagai tempat para konsumen menikmati pengalaman yang begitu luar biasa.

BACA : MARKETING BISNIS : DEFINISI DAN KONSEP DASAR MARKETING✓

Referensi :
[1] Belajar dari Life by Design, George Beahm


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About F Joanda

Dirutkece adalah brand. Menjadi kebanggan tersendiri untuk saya ketika bisa berbagi banyak hal kepada orang lain.

View all posts by F Joanda →

5 Comments on “STEVE JOBS : KONSEP BISNIS RETAIL DITUBUH APPLE”

  1. I’ve been surfing online more than three hours as of late, but I by no means found any interesting article like yours. It is pretty worth sufficient for me. In my view, if all site owners and bloggers made just right content material as you did, the internet shall be a lot more helpful than ever before.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *